BANUASANGGAM.COM, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 H dengan penuh khidmat di Masjid Agung Al Akbar, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mengenang kembali peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan.
Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan rahmat terbesar bagi umat manusia. Oleh karena itu, beliau mengingatkan jemaah tentang esensi wahyu pertama, yakni perintah Iqra’ yang berarti membaca atau belajar.
Dalam sambutannya, Akhmad Fauzi menjelaskan bahwa perintah membaca menunjukkan betapa krusialnya peran ilmu pengetahuan. Sebab, dengan ilmu, manusia dapat memahami tanggung jawabnya kepada Sang Pencipta maupun kepada sesama.
“Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak-anak kita. Maka dari itu, kita harus menanamkan semangat belajar yang kuat kepada generasi muda sejak dini,” ujarnya.
Selanjutnya, pemerintah daerah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung dunia pendidikan. Salah satunya melalui program Beasiswa 1.000 Sarjana. Dengan demikian, generasi muda Balangan memiliki peluang emas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin Bungin, KH. Muhammad Saubari HM, memberikan pesan yang sangat mendalam. Beliau mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam kegiatan yang bersifat seremonial semata.
“Kita jangan hanya memperingati turunnya Al-Qur’an, namun mengabaikan isinya. Oleh sebab itu, hal yang paling utama adalah membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian,” pesan KH. Muhammad Saubari.
Alhasil, peringatan malam Nuzulul Qur’an ini diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci. Singkatnya, sinergi antara peningkatan ilmu pengetahuan dan pengamalan nilai-nilai religi akan membawa keberkahan bagi Kabupaten Balangan.

