Masuk Agenda ke-30, Pasar Murah Disperindag Balangan Ringankan Beban Warga Padang Raya

Oleh: Julfidan
Masuk Agenda ke-30, Pasar Murah Disperindag Balangan Ringankan Beban Warga Padang Raya

BANUASANGGAM.COM, BALANGAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan kembali menggelar pasar murah ke-30 di Desa Padang Raya, Kecamatan Halong, Selasa (12/5/2026). Warga setempat menyambut agenda ini dengan penuh antusias untuk memburu bahan pangan murah.

Selain itu, jemaah pembeli memanfaatkan momentum berharga ini untuk memotong pengeluaran dapur mereka. Langkah nyata pemerintah daerah tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tingkat perdesaan.

JF Analis Perdagangan Disperindag Balangan, Asbit, menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng banyak pihak dalam aksi ke-30 ini. Sebab, petugas ingin memastikan ketersediaan stok barang melimpah selama kegiatan berlangsung.

“Kami melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Balangan. Kemudian, kami juga mendatangkan distributor andalan dari Barabai dan Tabalong,” ujar Asbit.

Selanjutnya, Asbit mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Halong serta Aparatur Desa Padang Raya. Pasalnya, kerja sama yang solid tersebut membuat seluruh rangkaian acara dagang berjalan sangat tertib.

“Kami berharap pasar murah ini meringankan beban harian masyarakat. Oleh karena itu, kami menyediakan komoditas dengan harga yang sangat bersahabat bagi kantong warga,” tambahnya.

Kepala Desa Padang Raya, Sugianor, mengaku sangat bersyukur atas kehadiran tim Disperindag di wilayahnya. Sebab, pasar murah ini memberikan dampak ekonomi yang instan bagi ketahanan pangan keluarga di desanya.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kepedulian pemerintah daerah. Oleh sebab itu, kami berharap instansi terkait lebih sering menggelar acara serupa di sini,” kata Sugianor.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Mildawati, mengaku sangat senang bisa berbelanja di lokasi acara. Pasalnya, ia mendapatkan selisih harga berkisar antara Rp2 ribu hingga Rp4 ribu lebih murah daripada harga pasar tradisional.

“Belanja di sini jauh lebih hemat ketimbang di pasar biasa. Singkatnya, program ini sangat menolong emak-emak dalam mengatur uang belanja bulanan,” tutur Mildawati.

Kasi Pelayanan dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Halong, Rukmini, turut memberikan dukungan penuh terhadap kesuksesan program. Namun, ia juga memberi masukan agar panitia menambah kuota barang pada aksi berikutnya agar asas pemerataan manfaat semakin meluas.

Artikel Menarik Lainnya