Lestarikan Tradisi Ramadan, 24 Peserta Meriahkan Festival Tanglong di Lampihong

Oleh: Julfidan
Lestarikan Tradisi Ramadan, 24 Peserta Meriahkan Festival Tanglong di Lampihong

BANUASANGGAM.COM, LAMPIHONG – Pemerintah Kabupaten Balangan memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan Festival Tanglong se-Kecamatan Lampihong, Minggu (15/3/2026). Oleh karena itu, kegiatan di halaman Kantor Kecamatan Lampihong ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam melestarikan tradisi serta menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Sebanyak 24 peserta dari berbagai desa turut berkompetisi menampilkan kreativitas lampu hias terbaik mereka. Selanjutnya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aidinoor, menegaskan bahwa tradisi tanglong merupakan cerminan kuat dari semangat kebersamaan warga Bumi Sanggam.

Aidinoor menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Lampihong, panitia, serta tokoh pemuda yang bekerja keras menyukseskan acara ini. Pasalnya, kegiatan tanglong bukan sekadar hiburan semata, melainkan bagian dari syiar Islam guna menyambut kemuliaan bulan Ramadan. Maka dari itu, momentum ini sekaligus menjadi sarana memperingati Nuzulul Qur’an di tengah masyarakat.

Selain itu, beliau berharap nilai-nilai keislaman semakin tertanam kuat pada jiwa generasi muda melalui tradisi ini. Rupanya, festival ini juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi lokal. Alhasil, para pedagang kecil dan pelaku UMKM sekitar lokasi acara mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari keramaian pengunjung.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Desa Tampang berhasil menyabet gelar Juara I dalam festival tahun ini. Bahkan, Muhammad Rijal Mursidi selaku tim kreatif pemenang mengaku sangat bangga atas keberhasilan timnya membawa pulang trofi utama. Singkatnya, beliau berharap dukungan hadiah dan kemeriahan acara terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Dengan demikian, juara II jatuh kepada Desa Lampihong Kanan, sementara Lampihong Kanan 2 menempati posisi juara III. Tentunya, pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan positif semacam ini agar identitas budaya lokal tetap terjaga. Rencananya, evaluasi rutin akan dilakukan agar penyelenggaraan festival di masa depan semakin profesional dan magnetis bagi wisatawan.

Artikel Menarik Lainnya