Buka Festival Ba’arak Tanglong, Bupati Balangan Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Oleh: Julfidan
Buka Festival Ba’arak Tanglong, Bupati Balangan Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

BANUASANGGAM.COM, PARINGIN – Tradisi khas masyarakat Banjar kembali menghiasi malam Ramadan di Kabupaten Balangan melalui gelaran Festival Ba’arak Tanglong 2026, Jumat (13/3/2026). Oleh karena itu, Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, membuka secara resmi kegiatan di kawasan Siring Kota Paringin ini sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus syiar Islam.

Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, turut mendampingi Bupati dalam menyemarakkan pembukaan festival tersebut. Selanjutnya, berbagai elemen masyarakat dan organisasi lokal tampak memadati area tepi sungai guna menyaksikan keindahan lampu hias yang memukau mata.

Acara yang bermula pukul 21.00 WITA tersebut berlangsung sangat meriah dan menjadi daya tarik utama bagi warga sekitar. Pasalnya, H. Abdul Hadi menekankan bahwa Festival Ba’arak Tanglong bukan sekadar ajang hiburan semata bagi masyarakat. Maka dari itu, beliau menilai kegiatan ini sebagai sarana penting untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan.

Selain itu, Bupati berpesan agar generasi muda terus menjaga tradisi yang telah mengakar kuat dalam budaya Banjar ini. Rupanya, keterlibatan pemuda sangat krusial agar nilai-nilai budaya dan religius tetap terjaga meski zaman terus berkembang pesat. Alhasil, semangat melestarikan warisan leluhur ini akan menjadi identitas kuat bagi Kabupaten Balangan ke depannya.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjadikan Festival Ba’arak Tanglong sebagai agenda budaya tahunan yang konsisten. Bahkan, ajang ini memiliki proyeksi besar untuk meningkatkan daya tarik wisata budaya di Kabupaten Balangan secara nasional. Singkatnya, perpaduan nilai keagamaan dan kreativitas seni ini mampu menciptakan magnet ekonomi baru bagi warga lokal.

Dengan demikian, festival ini diharapkan mampu memperkuat syiar Islam selama bulan suci Ramadan dengan cara yang kreatif. Tentunya, dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama agar Kabupaten Balangan semakin maju melalui pelestarian seni tradisional.

Artikel Menarik Lainnya