Ringankan Beban Dapur Warga Mihu, Pasar Murah Pemkab Balangan Diserbu Pembeli

Oleh: Julfidan
Ringankan Beban Dapur Warga Mihu, Pasar Murah Pemkab Balangan Diserbu Pembeli

Banuasanggam.com, PARINGIN – Aksi nyata dalam menjaga stabilitas pangan serta membantu perekonomian masyarakat pedesaan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Balangan. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), operasi pasar murah kali ini digelar di Desa Mihu, Kecamatan Juai, pada Selasa (2/6/2026).

Langkah taktis ini langsung diserbu oleh warga setempat. Masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan momentum tersebut untuk mengamankan berbagai komoditas bahan pokok dengan harga yang jauh di bawah rata-rata pasar tradisional.

Staf Kemetrologian dan Stabilitas Harga Disperindag Kabupaten Balangan, Muhammad Iqbal Afriadi, memaparkan bahwa agenda di Desa Mihu ini menandai pelaksanaan pasar murah yang ke-35 sepanjang tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, Disperindag berkolaborasi erat dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan.

“Ini merupakan titik ke-35 bagi program pasar murah kami di tahun 2026. Harapan besar kami, hadirnya program ini mampu meringankan pengeluaran harian warga Desa Mihu di tengah kondisi harga bahan pokok yang kerap berfluktuasi,” terang Iqbal.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Desa Mihu serta seluruh pihak terkait yang ikut mengawal jalannya acara sehingga dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif.

Kepala Desa Mihu, Mawardi, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas dipilihnya wilayah mereka menjadi sasaran program ini. Ia menilai subsidi harga yang ditawarkan pemerintah sangat terasa manfaatnya bagi kantong masyarakat.

“Warga kami betul-betul merasa terbantu, sebab selisih harga barang-barang di sini jauh lebih murah daripada di pasar biasa. Kami sangat berharap program strategis seperti ini bisa terus berlanjut secara berkala, baik di desa kami lagi maupun di desa tetangga lainnya,” tutur Mawardi.

Senada dengan kadesnya, salah satu warga setempat, Puji Samuni, tampak semringah setelah berhasil memborong beberapa kebutuhan utama seperti gula pasir, minyak goreng, hingga tepung terigu.

“Harganya terbukti lebih miring dibandingkan toko biasa. Kalau bisa, program pasar murah ini rutin diadakan agar kami masyarakat kecil bisa terus terbantu untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari,” pungkas Puji.

Artikel Menarik Lainnya