Karang Taruna Desa Balang Bagikan 1.500 Bibit Pohon Gratis di Wisata Balang Bekayuh

Oleh: Julfidan
Karang Taruna Desa Balang Bagikan 1.500 Bibit Pohon Gratis di Wisata Balang Bekayuh

Banuasanggam.com, PARINGIN – Aksi nyata menjaga kelestarian bumi terus digelorakan dari tingkat desa di Kabupaten Balangan. Menyemarakkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Karang Taruna Desa Balang bersinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Balang menggelar aksi “Gerakan Hijau dan Pohon untuk Bumi” di kawasan objek Wisata Balang Bekayuh, Desa Balang, Kecamatan Paringin, Selasa (23/6/2026).

Dalam gerakan peduli lingkungan ini, pihak panitia membagikan sedikitnya 1.500 bibit tanaman buah dan pohon pelindung secara gratis kepada masyarakat luas. Pasokan ribuan bibit berkualitas tersebut disokong langsung oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten Balangan. Tak hanya didukung oleh pemerintah kabupaten, agenda ini juga sukses memantik kepedulian dari sejumlah korporasi swasta yang beroperasi di sekitar desa serta berbagai komunitas pencinta alam.

Menariknya, agenda tidak sekadar berhenti pada seremoni pembagian bibit semata. Para peserta dan undangan yang berhadir juga turun langsung ke lapangan untuk menanam pohon bersama di titik-titik kritis sekitar area wisata setempat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Balangan, Syaifuddin Tailah, yang berhadir secara langsung, melayangkan apresiasi tinggi atas inisiasi pemuda desa ini. Dirinya menilai program penghijauan merupakan investasi jangka panjang bernilai tinggi bagi ekologi daerah.

“Bumi dan lingkungan ini merupakan rumah yang akan kita huni hingga masa depan. Menanam pohon hari ini esensinya bukan sekadar untuk konsumsi kita saat ini, melainkan sebuah warisan kehidupan yang sangat berharga bagi anak cucu kita kelak,” ungkap Syaifuddin Tailah.

Apresiasi senada juga diutarakan oleh Kepala Desa Balang, Humaidi. Dirinya mengaku bangga atas keaktifan dan daya kreativitas Karang Taruna Desa Balang dalam mengawal isu lingkungan. Ia menaruh harapan besar agar gerakan kolektif ini mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus estetika yang asri bagi desanya.

“Kami berharap melalui gerakan ini, lingkungan daerah kita menjadi semakin teduh dan tertata bagus. Kedepannya, komoditas tanaman buah-buahan yang ditanam hari ini bisa tumbuh subur dan dipanen melimpah untuk pemenuhan gizi maupun peningkatan ekonomi warga masyarakat,” harap Humaidi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Ahmad Nur Yadin, menegaskan bahwa “Gerakan Hijau dan Pohon untuk Bumi” merupakan wujud elaborasi yang solid antara pemdes, pemkab, mitra dunia usaha, dan unsur pemuda penegak kelestarian alam.

“Orientasi utama kami adalah memberdayakan lingkungan sekitar. Kita ingin kembali menghidupkan ekosistem tanah lewat aneka tanaman produktif. Salah satu fokus bidik kami adalah melakukan reboisasi dan pemulihan vegetasi pada lahan-lahan kritis yang selama ini gersang tanpa pepohonan,” jelas Ahmad Nur Yadin.

Artikel Menarik Lainnya