BANUASANGGAM.COM, BALANGAN – Guna memantau kondisi kesehatan hewan ternak sekaligus mencegah potensi penularan penyakit sejak dini, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan menggelar pemeriksaan kesehatan ternak secara langsung ke lapangan.
Aksi pemeriksaan dan pengawasan (surveilans) tersebut menyasar peternak di wilayah Kecamatan Paringin dan Paringin Selatan pada Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini menerjunkan tim gabungan dari Bidang Peternakan, petugas Puskeswan, dua dokter hewan, serta paramedik veteriner. Sasarannya beragam, mulai dari jenis unggas hingga ternak ruminansia seperti sapi Bali dan kambing Peranakan Etawa (PE).
Kepala Bidang Peternakan DKP3 Balangan, Ahmad Asmadi, menjelaskan selain melakukan cek fisik, petugas medis di lapangan juga langsung menyuntikkan vitamin dan memberikan obat bagi ternak yang terindikasi kurang sehat.
“Jika ditemukan tanda-tanda gejala sakit, tindakan medis langsung kita berikan di tempat agar tidak menular ke ternak warga lainnya,” terang Asmadi.
Tak sekadar pemeriksaan biasa, tim medis juga mengumpulkan sampel darah dan feses dari beberapa ternak untuk diuji secara ilmiah.
Dokter Hewan DKP3 Balangan, drh. Akhmad Fadhil Aushaf, menyebutkan seluruh sampel yang terkumpul bakal dikirim ke Balai Veteriner Banjarbaru guna memastikan status kesehatan hewan secara akurat.
“Uji laboratorium di Banjarbaru ini penting untuk mendeteksi potensi penyakit yang tidak terlihat secara fisik,” ujar Fadhil.
Sementara itu, Medik Veteriner Ahli Madya DKP3 Balangan, drh. Dewa Ayu Putu Asrinadi, menambahkan bahwa hasil uji lab nantinya akan disosialisasikan kembali kepada para peternak sebagai acuan perawatan ke depan.
“Hasil dari lab akan jadi panduan bagi peternak dalam merawat hewan mereka. Harapan kita tentu ternak warga tetap sehat, produktivitasnya tinggi, dan berdampak positif pada ekonomi para peternak di Balangan,” pungkas Dewa Ayu.

