Banuasanggam.com, LAMPIHONG – Sebagai langkah konkret memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi ancaman bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan resmi meluncurkan program inovasi Rumah Panggung Evakuasi Aman Bencana Berbasis Kemitraan (Bapangku Bamitra). Peluncuran puskesmas evakuasi ini dipusatkan di Desa Pupuyuan, Kecamatan Lampihong, Rabu (8/7/2026).
Prosesi peresmian Bapangku Bamitra dilakukan secara simbolis oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Balangan, Aidinnor. Dalam sambutannya, ia melayangkan apresiasi tinggi atas terobosan BPBD Balangan dalam menghadirkan sarana evakuasi fisik yang representatif dan adaptif bagi warga desa.
Aidinnor juga menitip pesan khusus kepada jajaran pemerintah kecamatan dan desa agar aktif mengawal pemanfaatan serta perawatan fasilitas pendukung kebencanaan tersebut.
“Kami meminta kepada kepala desa dan camat setempat untuk terus memberikan pembinaan serta arahan mendalam kepada warga, agar keberadaan rumah panggung evakuasi ini benar-benar difungsikan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya saat situasi darurat maupun mitigasi,” tegas Aidinnor.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi, menerangkan bahwa Bapangku Bamitra dirancang bukan sekadar fasilitas fisik belaka, melainkan sebagai wadah penguatan kesadaran kolektif warga dalam menghadapi risiko bencana secara terpadu.
“Bapangku Bamitra merupakan aksi nyata BPBD untuk mendukung penilaian indeks inovasi daerah. Lewat skema berbasis kemitraan ini, kami ingin menumbuhkan ketangguhan serta kesadaran mandiri warga masyarakat agar lebih sigap saat menghadapi bencana,” papar H. Rahmi.
Rahmi memerinci, bangunan rumah panggung evakuasi ini didesain khusus dengan memprioritaskan perlindungan bagi lima kategori kelompok rentan, yakni ibu hamil, balita, warga sakit, lansia, serta anak-anak. Selain difungsikan sebagai tempat pengungsian sementara, sarana ini juga diproyeksikan multifungsi sebagai Posko Komando (Posko) tingkat desa, posko pelayanan kesehatan darurat, hingga dapur umum tatkala bencana melanda.
Di sisi lain, Camat Lampihong, Mariani, mengutarakan rasa terima kasih mendalam kepada Pemkab Balangan dan BPBD atas dipilihnya Desa Pupuyuan sebagai titik pendaratan inovasi ini. Mengingat, kawasan tersebut secara geografis kerap menjadi langganan luapan air saat musim penghujan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Seperti yang kita ketahui bersama, Desa Pupuyuan ini memang menjadi salah satu wilayah yang sangat rawan terdampak banjir saban tahunnya, sehingga hadirnya rumah evakuasi ini sangat melegakan warga kami,” pungkas Mariani.

