Sasar TK Pembina Paringin, DKP3 Balangan Tanamkan Pola Makan Sehat B2SA Sejak Usia Dini

Oleh: Julfidan
Sasar TK Pembina Paringin, DKP3 Balangan Tanamkan Pola Makan Sehat B2SA Sejak Usia Dini

BANUASANGGAM.COM, BALANGAN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan melaksanakan kegiatan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes to School. Petugas menggelar aksi edukasi ini di TK Negeri Pembina Paringin, Jumat (8/5/2026).

Selain itu, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada anak-anak mengenai pentingnya konsumsi makanan sehat. Langkah ini sangat krusial untuk mendukung tumbuh kembang anak agar berjalan secara optimal.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Balangan, Dewi Diniati, menjelaskan bahwa program inovatif tersebut sudah berjalan sejak tahun 2024 lalu. Oleh karena itu, instansinya terus berkomitmen melanjutkan agenda ini hingga tahun 2026 sekarang.

“Kegiatan ini sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Kemudian, sasaran kami bukan hanya murid sekolah menengah saja, melainkan juga menyasar anak-anak PAUD, TK, hingga sekolah dasar,” ujar Dewi.

Selanjutnya, perluasan sasaran ini bertujuan agar seluruh anak sekolah di Kabupaten Balangan mendapatkan tambahan ilmu. Pasalnya, pengenalan manfaat makanan sehat harus bermula dari lingkungan terkecil dalam kehidupan sehari-hari.

Pengawas TK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Karju, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Sebab, ia menginginkan program serupa bisa menjangkau lembaga pendidikan swasta agar manfaatnya merata.

“Kami dari Dinas Pendidikan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Oleh sebab itu, kami berharap program ini terus berlanjut demi mencetak generasi Balangan yang sehat dan hebat di masa depan,” ungkap Karju.

Sementara itu, Kepala TK Negeri Pembina Paringin, Suprihatin Winarni, mengaku bersyukur atas kepercayaan dari pemerintah daerah. Sebab, ratusan anak didiknya menunjukkan semangat yang luar biasa selama mengikuti seluruh rangkaian acara.

“Kami berharap anak-anak bisa memahami pentingnya makanan sehat dan bersih. Namun, yang paling utama adalah mereka mulai terbiasa mengurangi konsumsi makanan cepat saji,” tutur Suprihatin.

Singkatnya, kegiatan ini menjadi investasi jangka panjang untuk menanamkan kesadaran pola makan sehat sejak usia emas. Dengan demikian, pembentukan karakter ini akan mendukung terciptanya generasi muda yang berkualitas di Kabupaten Balangan.

Artikel Menarik Lainnya