BANUASANGGAM.COM, BALANGAN – Dinas Sosial (Dinsos) Balangan menyelenggarakan rapat koordinasi program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) 2026. Aksi ini bertujuan menjamin penyaluran bantuan berlangsung transparan.
Puluhan calon penerima manfaat menghadiri kegiatan tersebut di halaman Kantor Dinsos Balangan, Kamis (16/4/2026). Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam proses pendataan dan pembinaan warga.
Penggerak Swadaya Masyarakat Dinsos Balangan, Fakhrurazi, menjelaskan standar pemilihan calon penerima. Pihaknya menetapkan kriteria berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat setempat.
“Kami memilih penerima manfaat yang masuk dalam kategori desil satu sampai lima. Tim juga menilai kondisi atap, lantai, dan dinding rumah yang sudah tidak layak,” papar Fakhrurazi.
Program tahun ini merangkul 50 calon penerima dari 22 desa di enam kecamatan. Dinsos ingin bantuan ini benar-benar menyentuh warga yang paling membutuhkan perbaikan hunian.
Fakhrurazi berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan menjaga bantuan tersebut dengan baik. Pemerintah daerah berkomitmen terus meningkatkan kualitas hidup warga Bumi Sanggam.
Khairu Saleh, warga Desa Tundi, mengaku sangat bahagia menerima bantuan ini. Ia merasa sangat terbantu karena pemerintah memperhatikan kondisi tempat tinggalnya.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih. Saya menggunakan bantuan ini untuk memperbaiki bagian dapur dan area depan rumah,” ungkap Khairu.

