Banuasanggam.com, PARINGIN – Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kabupaten Balangan resmi menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Dalam sosialisasi ini, ULM menawarkan dua Program Studi (Prodi) unggulan, yakni Teknik Mesin dan Peternakan, yang dinilai sangat selaras dengan arah pembangunan serta potensi daerah.
Kegiatan sosialisasi yang dipusatkan di Aula Mahligai Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Kamis (2/7/2026) ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Balangan, H. Akhmad Fauzi.
Dalam arahannya, Akhmad Fauzi menyampaikan bahwa kendati Kabupaten Balangan telah memetik banyak kemajuan pembangunan, penguatan di sektor pendidikan tinggi masih menjadi agenda penting yang harus terus dipacu demi mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.
Kehadiran PSDKU ULM di Bumi Sanggam memberikan opsi yang jauh lebih efisien dan terjangkau bagi pemuda-pemudi daerah untuk mereguk ilmu di perguruan tinggi bereputasi. Apalagi ULM dikenal sebagai salah satu kampus negeri ternama dan tertua di Kalimantan dengan mutu akademis yang teruji.
“Kini anak-anak kita di Balangan tidak perlu lagi jauh-jauh atau merasa kesulitan untuk melanjutkan jenjang perkuliahan di kampus kebanggaan masyarakat Kalimantan,” tutur Akhmad Fauzi.
Fauzi menggarisbawahi bahwa penentuan dua jurusan awal, yakni Prodi Teknik Mesin dan Prodi Peternakan, dirancang secara matang agar linier dengan kebutuhan industri dan karakteristik potensi alam di Kabupaten Balangan.
“Prodi Teknik Mesin diproyeksikan untuk menjadi motor penggerak utama dalam mengawal arus industrialisasi dan pembangunan infrastruktur daerah. Sementara Prodi Peternakan akan mencetak tenaga-tenaga terampil yang siap mengelola serta memaksimalkan kekayaan potensi alam Balangan secara berkelanjutan,” terangnya.
Pemerintah daerah berharap, lewat terobosannya akses perguruan tinggi yang makin dekat ini, gairah generasi muda Balangan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang strata satu (S1) semakin meningkat, sehingga ilmu yang diserap nantinya dapat langsung didedikasikan untuk membangun daerah sendiri.

