Banuasanggam.com, PARINGIN – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti halaman Kantor Bupati Balangan, Kecamatan Paringin Selatan. Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Balangan akhirnya tiba kembali di kampung halaman dengan selamat dan disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Balangan, Sabtu (27/6/2026).
Prosesi penyambutan ini dihadiri langsung oleh Bupati Balangan Abdul Hadi, Ketua TP PKK Kabupaten Balangan Sri Huriyati Hadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat lingkungan pemkab, serta ribuan keluarga jemaah yang sudah memadati lokasi sejak pagi. Isak tangis bahagia pecah seketika saat para jemaah turun dari bus dan memeluk erat sanak saudara setelah kurang lebih 42 hari lamanya menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga atas kembalinya para tamu Allah SWT ke Bumi Sanggam dalam kondisi sehat walafiat tanpa kurang satu apa pun.
“Alhamdulillah, kami atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Balangan sangat bersyukur karena seluruh jemaah beserta petugas haji kita telah kembali pulang dengan selamat, utuh, dan lengkap. Doa terbaik kami, semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah,” ucap Abdul Hadi penuh haru.
Orang nomor satu di Balangan ini menaruh harapan besar agar seluruh pengalaman spiritual dan ibadah yang telah dijalani di Mekkah maupun Madinah mampu membawa transformasi serta perubahan positif dalam kehidupan pribadi, keluarga, hingga bermasyarakat setelah kembali ke lingkungan masing-masing.
Tidak lupa, Abdul Hadi melayangkan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia penyelenggara, tim medis, Kementerian Agama, serta semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan operasional ibadah haji tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mencurahkan tenaga dan pikirannya demi memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah asal Kabupaten Balangan. Semoga segala bentuk pengabdian dan kerja keras ini dicatat sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Di samping itu, Bupati juga memberikan imbauan penting terkait masa pemulihan fisik para jemaah. Mengingat adanya perbedaan cuaca yang cukup ekstrem antara Arab Saudi dan tanah air serta padatnya rukun ibadah fisik yang baru saja dilalui, kondisi imunitas tubuh dipastikan mengalami kelelahan.
Oleh karena itu, ia meminta para jemaah untuk secara mandiri memantau kondisi kesehatan masing-masing selama 21 hari ke depan. Warga pun diminta tidak ragu untuk segera bertandang ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila merasakan adanya keluhan medis pascakepulangan.

