Banuasanggam.com, BARITO KUALA – Bupati Balangan, Abdul Hadi, menghadiri langsung malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang dihelat meriah di Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026). Dalam momentum tersebut, orang nomor satu di Bumi Sanggam ini menargetkan kafilah Balangan mampu mendongkrak prestasi dan menembus posisi empat besar.
Target optimistis tersebut dipasang bukan tanpa alasan. Grafik performa kafilah Balangan menunjukkan tren positif setelah pada gelaran MTQ tingkat Provinsi Kalsel tahun 2025 lalu sukses bertengger di peringkat kelima. Abdul Hadi pun meminta kepada seluruh delegasi agar disiplin menjaga stamina, tetap fokus pada cabang lomba masing-masing, serta senantiasa menjaga muruah nama baik daerah.
Sebagai pelecut semangat juang di arena musabaqah, Pemerintah Kabupaten Balangan telah menggaransi bonus prestisius berupa hadiah ibadah umrah gratis ke tanah suci bagi para peserta yang sukses mempersembahkan trofi juara satu, dua, maupun tiga.
“Kucuran bonus ini merupakan bentuk apresiasi sahih dan penghargaan tertinggi dari pemerintah daerah kepada putra-putri terbaik banua yang mampu menorehkan prestasi gemilang sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Balangan di tingkat provinsi,” tegas Abdul Hadi.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Balangan yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Balangan, Akhmad Fauzi, menjelaskan bahwa seluruh rombongan telah bertolak dan dilepas secara resmi sejak 18 Juni lalu. Mereka dijadwalkan akan mengikuti seluruh rangkaian kompetisi hingga 25 Juni 2026 mendatang.
Fauzi menaruh harapan besar agar kematangan mental dan hasil pembinaan yang selama ini dijalani dapat dikonversi menjadi penampilan terbaik di atas panggung mimbar tilawah.
“Total kekuatan kafilah Kabupaten Balangan yang kita turunkan berjumlah 130 orang. Komposisi ini terdiri atas 63 peserta lomba inti, 8 orang pendamping, serta disokong oleh 59 personel yang mengisi pos tim medis, tim kerja lapangan, official, dan unsur pendukung teknis lainnya,” rinci Akhmad Fauzi.

