Banuasanggam.com, PARINGIN – Dinamika organisasi kepemudaan Islam di Bumi Sanggam kembali menunjukkan geliatnya. Sebanyak 102 pengurus Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Balangan Masa Khidmat 2025–2027 resmi dilantik di Gedung Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Minggu (14/6/2026).
Komposisi kepengurusan yang dikukuhkan kali ini terdiri atas 40 personel pengurus IPNU dan 62 personel pengurus IPPNU. Prosesi pengambilan sumpah janji pengurus IPNU dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Kalimantan Selatan, Ahmad Syarif Hidayat. Sementara itu, jajaran pengurus IPPNU dilantik secara khidmat oleh Sekretaris PW IPPNU Kalimantan Selatan, Nahdia.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Balangan, Syaifuddin Tailah, yang berhadir mewakili pemerintah daerah, menaruh harapan besar agar nahkoda baru ini mampu mengemban amanah roda organisasi dengan totalitas tinggi demi kemaslahatan pelajar.
“Kami atas nama jajaran pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya segenap Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Balangan. Semoga mandat serta kepercayaan besar yang diberikan ini dapat dijalankan dengan dedikasi terbaik, sehingga mampu melahirkan program yang bermanfaat nyata bagi kaum pelajar dan generasi muda daerah,” harap Syaifuddin.
Lebih lanjut, Syaifuddin memberikan apresiasi atas terjaganya keberlanjutan estafet kepengurusan IPNU dan IPPNU di Kabupaten Balangan. Hal ini menjadi bukti otentik eksistensi organisasi dalam membina karakter remaja sekaligus memicu partisipasi aktif mereka dalam menyukseskan pembangunan daerah.
Di tempat yang sama, Ketua PC IPNU Balangan yang baru dilantik, Muhammad Alfin, menegaskan bahwa fokus utama gerakannya ke depan adalah memperkuat serta mengoptimalkan mesin kaderisasi hingga menyentuh level akar rumput.
“Langkah awal kami akan berfokus pada optimalisasi potensi kader-kader yang tersebar di wilayah Balangan, mulai dari tingkatan kecamatan hingga masuk ke sekolah-sekolah. Di samping itu, agenda syiar religius seperti Festival Habsyi se-Banua Anam yang sukses berjalan tiga tahun berturut-turut dipastikan akan kembali kami helat pada tahun 2026 ini,” tegas Muhammad Alfin.
Alfin berharap, kepengurusan periode 2025–2027 ini mampu bertransformasi menjadi wadah peningkatan kapasitas kader yang multidimensi. Tidak hanya matang dalam bidang keagamaan, tetapi juga adaptif dan melek terhadap perkembangan teknologi informasi serta penguatan literasi digital, sehingga para pelajar di Balangan mampu menjawab tantangan zaman tanpa mereduksi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

