Libatkan Tokoh Masyarakat, Standar Pelayanan Kecamatan Lampihong Dinilai Masih Relevan

Oleh: Julfidan
Libatkan Tokoh Masyarakat, Standar Pelayanan Kecamatan Lampihong Dinilai Masih Relevan

Banuasanggam.com, PARINGIN – Pemerintah Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, sukses menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Review Standar Pelayanan. Agenda strategis yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Lampihong pada Rabu (10/6/2026) ini difungsikan sebagai wadah evaluasi sekaligus penjaringan masukan demi mendongkrak mutu pelayanan birokrasi.

Jalannya forum ini dirancang inklusif dengan melibatkan berbagai instansi dan elemen masyarakat. Camat Lampihong, Mariani, memaparkan bahwa pihaknya menggandeng unsur Kantor Urusan Agama (KUA), TNI, Polri, PDAM, BKKBN, Dinas Kesehatan, penyuluh pertanian, jajaran kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemuda.

“Alhamdulillah, hari ini kami bersinergi dengan Puskesmas Lampihong dan Puskesmas Tanah Habang untuk melaksanakan Forum Konsultasi Publik. Kehadiran berbagai unsur lintas sektor ini sangat penting untuk memberikan koreksi serta masukan objektif terhadap performa pelayanan yang kami suguhkan,” terang Mariani.

Lebih detail, Mariani menjelaskan bahwa Kecamatan Lampihong saat ini mengelola 17 jenis instrumen pelayanan publik yang seluruhnya dibedah dalam forum tersebut. Selain urusan administrasi kecamatan, para peserta juga aktif menyalurkan aspirasi terkait operasional layanan kesehatan masyarakat dan distribusi air bersih dari PDAM.

Di lokasi yang sama, Kasi Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Lampihong, Makmur Razabi, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil review bersama, regulasi dan standar pelayanan yang diterapkan saat ini sejatinya masih berada dalam koridor yang tepat.

“Bersyukur dari pandangan seluruh peserta yang berhadir, standar pelayanan yang ada dinilai masih sangat relevan untuk dipertahankan. Kendati demikian, beberapa catatan dan rekomendasi kecil yang mengemuka di dalam diskusi tetap akan kami jadikan bahan evaluasi internal demi perbaikan mutu ke depan,” urai Makmur.

Apresiasi tinggi turut mengalir dari Kepala Desa Jungkal, Sahmadi. Ia menilai konsep FKP kali ini sangat efisien karena mampu mengumpulkan seluruh poros pelayan publik dalam satu meja interaksi yang sama.

“Kami sangat menyambut baik inisiatif ini. Keterlibatan seluruh unsur pelayanan publik memperlihatkan adanya komitmen kolektif untuk mempermudah urusan masyarakat. Harapan kami, masukan yang sudah dicatat bisa segera ditindaklanjuti dan forum diskusi berkala seperti ini rutin dipertahankan,” pungkas Sahmadi.

Lewat pelaksanaan FKP ini, Pemerintah Kecamatan Lampihong menegaskan komitmennya untuk terus memacu kinerja aparatur agar lebih responsif, transparan, dan akuntabel dalam menjawab dinamika kebutuhan warga.

Artikel Menarik Lainnya