BANUASANGGAM.COM, BALANGAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja (DKUKMTK) Balangan memperkuat basis data pelaku usaha lokal. Pihaknya menyosialisasikan Pendataan UMKM 2026 di Aula Dinas Pendidikan, Paringin Selatan, Selasa (21/4/2026).
Selain itu, kegiatan ini melibatkan perangkat desa serta jajaran kecamatan. DKUKMTK juga menggandeng Diskominfosan Balangan sebagai wali data daerah guna memastikan akurasi informasi yang terkumpul.
Pengembang Kewirausahaan Ahli Muda DKUKMTK Balangan, Hafizuddin, menjelaskan bahwa program ini sangat krusial bagi pemberdayaan UMKM. Sebab, pemerintah memerlukan basis data usaha mikro yang akurat dan berkelanjutan untuk menyusun program bantuan.
“Data UMKM bersifat dinamis dan terus berkembang setiap tahun. Oleh karena itu, kami harus melakukan pembaruan secara rutin agar memiliki data yang benar-benar mutakhir,” ujar Hafizuddin.
Kemudian, ia menyebutkan bahwa Kabupaten Balangan merupakan daerah paling aktif dalam pendataan UMKM di Kalimantan Selatan. Berdasarkan data tahun 2025, jumlah UMKM di Balangan sudah mencapai 11.237 unit dan terus menunjukkan tren pertumbuhan.
Pada kesempatan yang sama, Statistisi Ahli Muda Diskominfosan Balangan, Herry, menegaskan peran instansinya. Pasalnya, sebagai wali data, pihaknya harus menjamin kualitas setiap informasi yang masuk ke sistem daerah.
“Kami memastikan data yang terkumpul sesuai dengan standar yang berlaku. Sebab, data ini nantinya menjadi dasar utama bagi pimpinan dalam mengambil kebijakan ekonomi,” jelas Herry.
Oleh sebab itu, sosialisasi ini bertujuan menghasilkan data yang valid dan terintegrasi. Singkatnya, data yang tepat sasaran akan membantu pemerintah memperkuat perekonomian daerah melalui kebijakan yang lebih efektif bagi pelaku usaha di Balangan.

