BPBD Kabupaten Balangan kembali melaporkan hasil monitoring penanganan pascabencana banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi pada minggu ketiga masa pemulihan. Penanganan difokuskan pada perbaikan rumah warga terdampak serta pendampingan psikososial bagi korban.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Balangan, Sairil Fajeri, Selasa (27/1/2026), mengatakan proses pemulihan saat ini menunjukkan progres positif, khususnya dalam perbaikan rumah warga terdampak banjir dan bandang.
“Hingga minggu ketiga ini, rekapitulasi sementara kami mencatat sejumlah unit rumah telah selesai diperbaiki maupun masih dalam tahap pengerjaan di empat desa terdampak,” ujarnya.
Di Desa Juuh, perbaikan rumah selesai 100 persen pada 3 unit, sementara 2 unit lainnya masih dalam progres 30 persen. Material untuk 32 unit rumah telah tersedia di lokasi.
Di Desa Sungsum, tercatat 4 unit rumah selesai diperbaiki 100 persen, sedangkan 2 unit lainnya mencapai progres 75 persen. Material untuk 80 unit rumah telah didatangkan.
Sementara itu, di Desa Gunung Batu material telah tersedia untuk 62 unit rumah. Begitu pula Desa Simpang Nadong yang telah menerima material untuk 58 unit rumah.
Selain perbaikan rumah, BPBD Balangan juga melaksanakan pendampingan trauma healing bagi warga terdampak, khususnya anak-anak. Hingga minggu ketiga, kegiatan trauma healing kembali dilakukan di SDN Mayanau dan SDN Ajung Kecamatan Tebing Tinggi, bekerja sama dengan Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas P3APPKBPMD Balangan.
Sairil menambahkan, sejumlah SKPD teknis turut mendukung proses pemulihan. Dinas Pendidikan merencanakan penyaluran perlengkapan sekolah bagi peserta didik terdampak, sementara Dinas Sosial akan membantu pengadaan peralatan dapur bagi warga.
“Untuk saat ini masih menunggu proses realisasi anggaran agar bantuan tersebut bisa segera disalurkan,” pungkasnya.

