Banuasanggam.com, Paringin — Persaingan para calon Duta Wisata Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Balangan 2026 kian kompetitif. Sebanyak 35 peserta bersaing ketat dalam seleksi tahap kedua bertajuk Baurak Halar yang digelar di Gedung Budaya Garuda Maharam, Kecamatan Paringin, Kamis (17/9/2026).
Pada tahapan Baurak Halar ini, seluruh peserta diberikan ruang untuk mengeksplorasi kemampuan intelektual dan daya cipta mereka melalui presentasi program advokasi serta unjuk bakat (talent show). Penampilan tersebut menjadi variabel vital penentu kelayakan peserta menuju babak grand final.
Ketua Umum Pawadahan Nanang Galuh Balangan, Ahmad Pajar, menerangkan bahwa Baurak Halar merupakan fase krusial dalam sistem penyaringan karakter dan potensi calon duta daerah.
“Peserta yang berhasil memenuhi kriteria penilaian komprehensif dari tim juri akan mengamankan peluang untuk melangkah ke tahap selanjutnya,” jelas Pajar.
Adapun dari total 35 peserta yang bertanding, komposisinya terdiri atas 15 Nanang dan 20 Galuh. Usai rekapitulasi penilaian rampung, dewan juri bakal menyaring peserta hingga menyisa masing-masing sembilan Nanang dan sembilan Galuh sebagai finalis resmi Pemilihan Nanang Galuh Balangan 2026.
Di tempat yang sama, Ketua Harian Pawadahan Nanang Galuh Balangan, Aditya Hariyadi, menegaskan bahwa penentuan 18 finalis tidak hanya mengacu pada panggung Baurak Halar semata. Skor akhir peserta merupakan akumulasi gabungan antara nilai wawancara mendalam di tahap pertama dan performa bakat di tahap kedua.
Sesi unjuk bakat turut dimeriahkan dengan beragam penampilan kebudayaan, salah satunya aksi dari Shinta Wulandari, peserta perwakilan Kecamatan Halong, yang memukau hadirin lewat seni bela diri silat golok. Penampilannya tidak hanya menguji ketangkasan fisik, melainkan menjadi medium mengenalkan warisan seni tradisional.
Shinta optimistis dapat menembus jajaran finalis agar bisa berkontribusi aktif melestarikan serta mempromosikan potensi seni budaya Balangan ke level yang lebih luas.
“Jika Ulun terpilih nanti, Ulun siap mencurahkan kontribusi di Pawadahan Nanang Galuh agar kekayaan kebudayaan Kabupaten Balangan makin dikenal luas oleh masyarakat luar daerah,” tandas Shinta.

