BANUASANGGAM.COM, JAKARTA – Dukungan terhadap sektor ekonomi kreatif Kabupaten Balangan terus mengalir dari berbagai pihak. Kali ini, Ketua DPRD Balangan turut hadir langsung dalam ajang pameran kerajinan terbesar se-Asia Tenggara, International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026, yang diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC).
Kehadiran pimpinan legislatif ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam mengawal kemajuan industri kecil dan menengah (IKM) asal Bumi Sanggam di kancah nasional. Ketua DPRD menegaskan bahwa peran pemerintah dan legislatif sangat krusial untuk memastikan produk lokal mendapatkan panggung yang layak guna menjangkau pasar yang lebih luas.
Dalam kunjungan ke booth Dekranasda Balangan, fokus utama tertuju pada produk unggulan berupa anyaman rotan. Produk ini dinilai memiliki keunikan tersendiri karena memadukan teknik tradisional yang turun-temurun dengan desain fungsional modern. Hal inilah yang membuat kerajinan tangan khas Balangan tersebut tampil menonjol di antara ribuan peserta lainnya.
Keunikan detail dan ketahanan material rotan asli Balangan terbukti mampu menarik perhatian banyak pengunjung, baik domestik maupun mancanegara. Beberapa pengunjung yang menyambangi stand mengungkapkan kekaguman mereka terhadap kehalusan tekstur dan motif etnik yang ditampilkan, yang dianggap memiliki nilai estetika tinggi untuk dekorasi maupun kebutuhan harian.
Ketua DPRD Balangan berharap melalui ajang INACRAFT 2026 ini, para pengrajin tidak hanya sekadar memamerkan karya, tetapi juga mampu menangkap tren pasar global. Menurutnya, tanggapan positif dari pengunjung internasional harus dijadikan motivasi untuk terus berinovasi dalam hal kualitas dan kemasan produk.
Legislatif berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan pengrajin lokal. Sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif diharapkan dapat menjadikan sektor kriya sebagai salah satu tulang punggung ekonomi kerakyatan di Kabupaten Balangan yang berkelanjutan dan mandiri.

